Explore the blog
Friday, September 24, 2021

Pengalaman Terkena Eksim Kulit Saat Hamil

Setiap Ibu hamil pasti mendambakan kehamilan normal dan minim drama, baik itu sakit, mual parah atau morning sickness dan juga ngidam yang ajaib. Alhamdulillah, tiga kali hamil saya tidak merasakan mual ataupun ngidam yang mau ini itu, saking hamilnya berasa biasa aja kayak tidak ada perubahan, hihihih. Namun, ketiganya punya drama sakit sendiri termasuk kehamilan ketiga yang saat itu saya terkena eksim kulit


eksim kulit


Walau eksim ini bukan hal baru lagi bagi saya tapi saya tetap merasa tidak nyaman. Apalagi kondisi saat itu sedang hamil, masuk trimester tiga. Ya daripada berkelamaan dan kulit saya makin hancur karena saya tidak bisa membiarkannya tanpa digaruk, jadi langsung konsul ke dokter. 

Mengenal Eksim Kulit 


Oh ya dari tadi sebut eksim kulit, emang itu penyakit apa sih? Seberapa berbahayakah? 

Menurut laman hellosehat.com, eksim atau lebih dikenal dengan dermatitis atopik adalah penyakit kulit kronis yang membuat kulit merah, meradang, bengkak, gatal, dan pecah-pecah. 

Eksim kulit ini ditandai dengan gatal yang amat parah. Jadi serba salah juga sih, karena jika area gatal tersebut digaruk maka akan menjadi kering dan terkelupas bahkan berair. Perih? Sudah pasti apalagi jika terkena air. 

Makanya saya paling gak betah jika keluar dan pakai kaos kaki karena kulit jadi gerah dan gatal. Untuk menyiasatinya saya lebih suka untuk menggunakan sandal yang tertutup bagian depannya biar bekas eksim juga gak kelihatan. Iyah, bekas eksim di kaki saya itu sampai menghitam karena keseringan si eksim itu kambuh. 


Jenis Eksim Kulit


eksim kulit
Freepik

Meski dalam dunia medis dermatitis atopik atau eksim ini tidak dikategorikan secara khusus, tapi bagi masyarakat eksim ini dikenal menjadi dua jenis yaitu eksim basah dan eksim kering. 


Eksim Basah


Eksim basah yaitu istilah yang digunakan untuk menggambarkan gangguan pada kulit berupa luka basah, berair bahkan mengeluarkan nanah. Eksim basah ini biasanya lebih spesifik pada penyakit kulit tertentu seperti dermatitis kontak, infeksi kulit, gangguan autoimun dan juga ulkus (borok). 

Jika terkena eksim basah akibat iritasi atau alergi, kita harus segera mencari tahu faktor penyebab atau pencetusnya agar mudah diatasi. Seperti jika alergi disebabkan oleh air ataupun karena alergi detergen atau bahan lain yang dapat memicu munculnya gatal. 

Meski demikian, hindari unuk menggaruk bagian yang terkena eksim agar tidak membuat lukanya semakin parah dan bersihkanlah luka dan sekitar kulit yang terinfeksi eksim itu secara rutin juga mandi dengan air dingin agar kulit tidak mengalami iritasi. 


Eksim kering 


Seperti namanya, eksim kering pada umumnya ditandai dengan kulit kering seperti bersisik, gatal dan munculnya ruam yang warnanya berbeda dengan kulit yang umumnya terdapat pada beberapa bagian tubuh terutama di area lipatan siku, pergelangan tangan, pergelangan kaki, leher, dada, kelopak mata, lutut, serta ada pula di wajah dan juga kulit kepala. 

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan seseorang mengalami eksim kering diantaranya adalah faktor genetik atau keturunan, memiliki riwayat asma, alergi, stress, penggunaan sabun dan pembersih yang berbahan dasar zat kimia, serta faktor cuaca pun juga memicu timbulnya eksim kering (baik itu cuaca panas ataupun dingin). 

Selain itu pakaian yang terbuat dari bahan sintesis atau wol juga dapat menimbulkan eksim. Tidak hanya pakaian aja sih tapi juga alas kaki yang terbuat dari bahan sintetis juga dapat menjadi pemicu timbulnya eksim, lho. Jadi penting banget untuk memperhatikan kenyamanan kulit.  

Jika terkena eksim kulit, tidak perlu khawatir berlebih karena eksim kering dapat diatasi dengan menggunakan pelembab secara rutin agar kulit tidak kering dan pecah-pecah. Penting juga untuk memperbanyak minum air putih agar kulit terhidrasi dengan baik. Namun sebaiknya hindari mandi terlalu lama dan juga berhentilah menggaruk kulit yang terkena eksim tersebut agar lukanya tidak semakin parah. 


Pengalaman Eksim Kulit Saat Hamil


Saya lupa kapan pertama kali mendapati kulit saya ini terkena eksim. Kalau tidak salah sih saat kuliah di semester akhir. Mungkin salah satu penyebabnya adalah stress dengan skripsi kali ya jadi saat itu muncul gatal di kulit yang kemudian menghitam dan berbekas. Saat itu saya tidak ke dokter karena pikir ini hanya gatal biasa dan nanti juga akan hilang. Iyah, gatalnya memang hilang tapi bekasnya tetap ada dan sejak saat itu gatal pada bekas luka tadi sering muncul dan hilang sesukanya. 

Pernah suatu waktu, ada yang menyebut kalau lukaku itu adalah "kiriman". Duuh, dengar itu jadi gimana ya tapi saya tidak ambil pusing karena merasa tidak ada musuh ataupun menyakiti orang. Saya cuma berlindung saja pada Yang Punya Kekuasaan, Allah SWT. 

Setelah kerja dan punya penghasilan sendiri, saya juga mau dong merawat diri sebagai salah satu bentuk self love. Maka pergilah saya ke dokter kulit, saat itu sih niatnya ingin treatment wajah terus sekalian juga deh konsultasi perihal kulit kaki saya yang gatal itu. Saat itu dokter tidak bisa memastikan alergi apa yang terjadi pada kulit saya, malah dokter menyarankan untuk mengobservasi mandiri dengan cara mencatat apa yang menjadi pemicu alergi ini. 

Berhubung saya orangnya suka lupa jadilah tidak telaten untuk mencatat apa saja yang saya makan atau apa yang terjadi sebelum si gatal datang, hihihh. Jelasnya saat itu saya diberi salep aja dan itulah yang menjadi jalan ninjaku ketika alergi kembali berkunjung. 

Nah, saat hamil ketiga, alergi ini muncul dan sangat mengganggu. Saya sampai kewalahan menggaruk dan merasa tidak nyaman.  Saya memutuskan untuk konsul ke Dokter kandungan dan ternyata hasil diagnosa dokter saya terkena eksim kulit. Diresepkan salep juga vitamin dan disarankan untuk berjemur tiga kali seminggu di pagi hari selama 15 menit. 

Meski eksim kulit ini tidak berbahaya tapi yang namanya alergi tentu nantinya akan berdampak juga pada anak karena alergi termasuk penyakit genetik. 

Makanya tidak heran sih jika saya perhatikan Faizan yang kulitnya sensitif dan di umurnya yang baru 2 tahun lebih ini, saya lihat dia mulai mengalami eksim kulit juga, hiks. Sedih deh lihat dia garuk-garuk terus bahkan dia juga alergi dingin karena ketika hamil kemarin itu saya juga sempat alergi dingin hingga muka saya bengkak-bengkak di malam hari. 


Penanganan Eksim Kulit 


Kunci perawatan eksim ini sebenarnya ada pada diri kita sendiri bagaimana mengontrol diri dan menjaga kebersihan. 

Mengontrol diri disini lebih ke mengendalikan stress dan juga menghindari pemicu terjadinya eksim. Saat menulis ini, eksim saya juga sebenarnya sedang meradang karena faktor cuaca yang tidak menentu ditambah lagi sudah berapa hari ini saya mulai melakukan Toilet Training pada Faizan karena bagian bokongnya ruam dan kasihan aja lihat dia yang terus menggaruk, mungkin ini juga jalan biar dia bisa segera lepas dari popok sekali pakai setiap harinya.

Menjaga kebersihan salah satu cara yang bisa saya lakukan termasuk makan makanan sehat dan juga lebih rutin minum air putih agar kulit terhidrasi juga menggunakan pelembab di pagi dan malam hari. Oh ya, katanya sih konsumsi kentang juga bagus lho untuk penderita eksim karena sifat kentang yang bisa menenangkan kulit. Namun sayangnya saya belum rutin nih menerapkannya, masih setia pada nasi ini, heheheh. 

Nah gimana, adakah Temans yang juga mengalami eksim ini? Sharing juga yuk, kali aja ada tips dari Temans yang bisa saya terapkan juga sehari-hari karena katanya eksim ini adalah penyakit permanen yang tidak bisa disembuhkan. Tapi saya yakin kok jika kita bisa menerapkan hidup sehat dan menjaga kebersihan, eksim ini akan bisa kita taklukkan. 





Whould you like to comment?

  1. Kakak ipar saya tuh yang pernah kena eksim bertahun-tahun. Kadang kumat jadi lebar, nanti mengecil. Sembuhnya setelah sering berenang di laut...

    ReplyDelete
  2. Aku sempat kena eksim kulit pas ngelahirin anak, gak enak banget kulit jadi merah dan gatal-gatal. Intinya sih pintar ngendaliin emosi ya mbak kalau terkena eksim kulit.

    ReplyDelete
  3. Saya juga pernah kena eksim, Mbak. Ini saat saya rajin ngebolang. jadi kadang selvie di sungai, panttai, atau tempat lainnya. Terus kan, tidak langsung dicuci hehehe.
    Dan memang godaan palng berat itu adalah tidak menggaruk. Padahal makin digaruk makin sip hahaha, dan akhirnya makin meradang. makin merah, berair, dan akhirnya melebar.
    Proses sembuhnya juga lumayan lama. Karena sudah diolesi salep, sudah kering, mengelupas, suah hadir kulit baru, eh, besoknya kok bersisik lagi. jadi harus sabar, sampai kumannya habis hehehe

    ReplyDelete
  4. aku baru aja cek google untuk lihat gambarnya eksim
    mungkin aku pernah lihat eksim di saudaraku, tapi gak tau kalau itu eksim

    eksim ini bukan karena bakteri ya mbak ternyata. tapi lebih ke kondisi kulit yang sensitif

    ReplyDelete
  5. Sering juga kena eksim kulit kayak gini apalagi pas dingin paling sering, kulit bengkak-bengkak dan gatal mengganggu banget.

    ReplyDelete
  6. Menurut daku bisa disembuhkan, dengan penanganan cepat dan kulit jangan dalam kondisi lembab. Meski memang cuaca lagi seperti ini, jadinya kudu diusahakan agar tidak mengundang penyebabnya untuk hadir

    ReplyDelete
  7. ya ampun, aku ngebayangi pasti rasanya tidak menyenangkan sekali ada eksim kulit terlebih saat hamil ya. alhamdulillah sekarang sudah lebih membaik kan ya kondisinya

    ReplyDelete
  8. Aku dulu pernah kena eksim juga, pasca main bola sama warga antar desa. Lapangan yang basah dan kotor yang bertemu dengan luka di kaki sepertinya jadi penyebab munculnya eksim basah.

    Sepertinya kunci menghadapi eksim ini, pertama ga boleh stress ya. Tetap santai dan jaga kebersihan, sambil mengikuti instruksi dari dokter yang mengobati.

    ReplyDelete
  9. Sepakat kak, meskipun bukan penyakit berbahaya, tapi eksim yang disebabkan oleh alergi ini malesiiiin banget. Alhamdulilah belum pernah eksim sih, nggak ngebayangin kak gatel gitu pas hamil pula, perjuangan pasti berlipat ya. Apalagi kan pas hamil hormon jadi kacau yah kak, untung aja udah sembuh

    ReplyDelete
  10. Kalo yang sering ngalamin eksim di keluargaku adalah mama. Memamg kambuh-kambuhan sih. Nggak bisa sembuh total. Biasanya diobatin dengan makan krecek atau berendam air hangat.

    ReplyDelete
  11. bentuknya gimana ya mbak eksim kulit? soalnya saya pas hamil juga ada bagian2 yg selalu gatal dan sampai berwarna coklat kehitaman melebar gitu. jadi ky gosong.. cuma saya biarkan gitu

    ReplyDelete
  12. Sekarang gimana Faiz, udah mendingan kulitnya? Mudah-mudahan si eksim gak dateng lagi yaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih nih Ateu, kasihan deh kalau mulai garuk-garuk :(

      Delete
  13. Duh kulitku cenderung kering nih, apalagi pas kecil sampe kayak bersisik gitu sekarang sudah agak mendingan n moga g kena eksim

    ReplyDelete
  14. Dulu saya pernah bermasalah dengan kulit kaki, sampai saya bawa ke rumah sakit dan kulit luar harus dikelupas kebayangkan betapa sakitnya kulit dikelupas...bisa jadi saat itu saya terkena eksim. Dan ternyata tidak bisa menyembuhkan penyakit kulit saya. Setelah saya bawa ke dokter di Mojokerto, ternyata obatnya tablet vitamin C dan infus water....terimakasih sharingnya seputar eksim mbak...jadi tahu bagaimana cara mengatasinya bila saya kembali terkena penyakit kulit.

    ReplyDelete
    Replies
    1. asupan yang mengandung vitamin C sangat mendukung dan jaga kulit dari eksim, sehingga memang kudu persiapan selalu ya.

      Delete
  15. Ternyata ada hubungan erat ya antara stres dan asma dengan eksim kulit. Kirain cuma karena masalah kebersihan aja. Kulitku sendiri agak "manja". Nggak bisa pakai perhiasan logam dan kulit. Langsung deh muncul ruam-ruam merah dan gatal.

    ReplyDelete
  16. Aku juga nih mbak, 3x hamil 3x juga kena eksim kulit kering. Menderita banget deh pokoknya. Gatal dari pangkal kepala sampai ujung kaki. Anehnya setelah mau lahiran semua ilang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salah satu penyebabnya hormon kali ya Mbak? Lahh, hilang gitu kalau mau lahiran. Bisa jadi salah satu penanda mau lahiran dong ya karena berulang gitu :)

      Delete
  17. Aku ga tahu itu eksim apa bukan tapi pastinya kakiku tuh bersisik dan terlihat seperti gatal banget padahal enggak. Jadi kayak ada tanda seperti bekas cacar gitu padahal enggak. Setelah lahiran eh menghilang juga

    ReplyDelete
  18. Saya waktu hamil dan menyusui juga kena gatal-gatal. Kesiksa banget rasanya sampai nangis nahan perih dan gatalnya huhuhu. Solusinya sih memang ke dokter kulit karena pernah beli obat sendiri di apotik malah gak cocok.

    ReplyDelete
  19. Saya jadi sekalian baca komen teman-teman baca pengalaman dan penanganannya. jadi tau banyak sehingga banyak referensi dan solusi.

    ReplyDelete
  20. ternyata banyak ya yang merasakan kena eksim saat hamil. semoga selalu disehatkan ibu-ibu 🥺

    ReplyDelete
  21. Aku pernah mbak terkena eksim basah beberapa kali. Biasanya pencetusnya kalau makannya sembarangan dan kurang merawat kelembaban kulit. Ya ampun rasanya ga enak banget. Mau ngapa-ngapain gataal aja bawaannya. Dan sembuhnya lama banget.. namun ketika imun tubuh meningkat dibarengi dengan pola makan sehat, eksim langsung pergi dan semoga gak kambuh-kambuh lagi

    ReplyDelete
  22. Wah kalo udah kena eksim nihh rasanya gabisaa nyaman untuk melakukan aktivitas yang banyak ngeluarin keringat ya mbaa.
    Thankyou sharingnya mbaa, jadi tahu aku nihh gimana nanti pertolongan yg bisa diberikan pertama kali

    ReplyDelete
  23. Kalau hamil itu bawaannya memang beda2 ya mba. Kalau eksim memang kuncinya itu jaga PHBS dan menghindari stress. Skincare dan produk yang di pakai juga pastinya harus yang benar-benar aman ya.

    ReplyDelete
  24. Aku awalnya ga paham apa itu eksim, pas tau temen ada yg eksim ternyata ga bisa sembuh cepet secara total ya karena bisa terjadi lagi kapanpun. Informasinya keren banget mbak thank u yaa

    ReplyDelete
  25. Kalau aku saat ini eksimnya juga, tapi dibagian betis. Kalau udah terkena air hujan waa memangis perih banget

    ReplyDelete
  26. Keluargaku ada yg ngalamin eksim basah, katanya kalau jaga makan ketat dengan ga makan makanan yang mancing alergi lumayan ga begitu gatal. Tapi rada susah kalau alergi telur. Rumah harus bersih juga biar nggak mancing alergi debu

    ReplyDelete
  27. Lumayan PR juga ya kalau udah masalah kulit ini. Sejauh ini yang paling malesin itu kalau udah alergi aja sih. Alergi seafood. Untuk eksim sendiri sepertinya punya treatmen khusus ya untuk setiap pakaian dan hal-hal yang berhubungan dengan itu. Harus tricky banget pasti. Terima kasih ya, Mba. Jadi tahu gimana solusi untuk meredakan eksim ini..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyah Mbak, duuh, saya mah kalau alergi seafood berasa galau deh, secara disini banyaknya seafood dan lidah lebih nyaman dengan seafood daripada daging unggas ataupun lainnya. :)

      Delete
  28. Aku gak tahu itu termasuk eksim atau bukan, tapi adekku kemarin pas hamil hampir seluruh badannya ada gatal gitu dan merah. Kasian juga sih bumil kalau gatal-gatal. Udah pegel, mual tambah gatal (belum sakit lain) jadi perjuangannya masyaaAllah banyak banget. Pahalanya juga banyak InsyaaAllah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin Mbak, semoga jadi amalan yang memberatkan timbangan kebaikan nantinya, Aamiin :)
      Para Bumil harus semangat dong ya.

      Delete
  29. Mba Diah makasih banget ya aku yang belum punya anak jadi belajar banyak tentang eskim yang diderita ibu hamil dan tidak semua mengalami

    ReplyDelete
  30. Adik saya nih, kena eksim kulit, awalnya alergi makanan yang mengandung protein hewani, terutama telur dan ikan. Terus,karena cuaca dingin, jadi kulitnya bruntusan dan berair, eh lama-lama malah luka dan jadi eksim yang basah. Akhirnya ke dokter daah dan diet makanan yang memicu kambuh.

    ReplyDelete
  31. alhamdulillah aku belum pernah mengalami eksim mbak, ini jadi referensiku juga nih jadi tambah ilmu lagi deh dari pengalaman teman. Aku pun baru tau kalau eksim ini yang basah dan kering.

    ReplyDelete
  32. eksim kayaknya jadi penyakit kulit yang rata rata orang pernah mengalami ya.. saya juga sik.. terutama kalo banyakan kena air.. eksin menyerang di bagian kaki.. saya ada sik sedia salep di rumah.. salep yang biasa sy pake mengobati eksim.. nyebelinnya tuh bekas eksim bikin kaki jadi jelek banget

    ReplyDelete
  33. Kadang kusuka mikir, aku merasa sudah mayan lebih okelah dalam hal bebersih gitu tapi kok kulitku kena masalah alergi, pdhl yg lain merasa Oke oke aja. Jadi emang yg bermasalah itu kulitnya ya, kalau udah gt ikhtiar menjaga kebersihan itu pntg bgt. Ini jg tantangan bgt kalau aku pulang kmpng, bisa demam sendiri kalau alerginya kambuh nih

    ReplyDelete
  34. Mbak kalau skrng apa msh mengalami eksim jiga? Saat hamil dokter blm bisa memutuskan alergi apa krn tdk mmeungkinkan dites gtu ya? Kalau skrng apa sudah tes alergi?
    Kebayang lg hamil bisa sampai eksim pasti gak nyaman gitu ya
    Btw baru tau kalau kentang punya efek menenangkan kulit

    ReplyDelete
  35. wah sesama pemilik kulit yang suka eksim, tos dulu mba Diah hehe... aku justru sering kambuh malah setelah hamil mba, setelah anak mulai MPASI, inget banget deh intensitas nyuci piring meningkat huhu.. dan aku gak kuat banget sama sabun pencuci piring, merk apapun bahkan yang khusus baby sekalipun huwaaa..

    ReplyDelete
  36. Waduhh untung dari pengalaman saya stres karena skripsi kemarin gak sampai menyebabkan gatal-gatal gitu, jadi aman senantiasa. Tapi tetap harus hati-hati juga sih, dan bener banget tuh harus selalu jaga kebersihan dan mengontrol diri.

    ReplyDelete
  37. aku gak pernah kena eksim sih mbak
    tapi mungkin pernah ngelihat orang yang kena eksim (soalnya baru tahu wujudnya eksim)
    semoga kita dijauhkan dari eksim kulit dan tetap bisa menjaga kesehatan kulit

    ReplyDelete
  38. aku gak pernah kena eksim sih mbak
    tapi mungkin pernah ngelihat orang yang kena eksim (soalnya baru tahu wujudnya eksim)
    semoga kita dijauhkan dari eksim kulit dan tetap bisa menjaga kesehatan kulit

    ReplyDelete
  39. kalau penyakit kayak eksim gini pasti tantangan terberatnya adalah biar nggak menggaruk yaa. jangankan eksim kena ruam dikit aja pengennya garuk-garuk terus yang malah bikin tambah parah ruamnya

    ReplyDelete
  40. Aku nggak kebayang kena eksim kulit saat hamil. Pastinya ada rasa panik juga ya. Maka kita perlu mengendalikan stress dan menghindari pemicu terjadinya eksim ya mbak.

    ReplyDelete
  41. Memang paling tidak nyaman terkena eksim kulit saat sedang hamil.
    Mau berobat pun serba salah.
    Sedikit-sedikit, selalu memikirkan apakah ada efek buat adik bayi di dalam perut.
    Semoga semua bumil sedunia, selalu dijaga sehatnya.
    Aamiin.

    ReplyDelete
  42. Saat hamil, memang paling ndak nyaman kalau sampai sakit.
    Bahkan walau hanya eksim kulit.
    Rasa ndak nyamannya jadi terasa ekstra.
    Mungkin karena serba khawatir dan harapan selalu dalam kondisi paling prima bagi adik bayi dalam perut ya.

    ReplyDelete
  43. Aku punya eksim basah kak, kata dokter salah satu penyebabnya bisa jadi karena turunan (mamaku punya alergi kulit tapi bukan eksim) lalu aku juga punya asma. Pencetus eksimku yaitu detergent dan stress. Mau koreksi kak, kalau punya eksim basah hindari mandi pakai air hangat karena akan membuat kulit menjadi lebih kering.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asyiiap, terima kasih koreksinya ya Mbak. Saya kemarin sempat baca dari Alodokter penanganan eksim basah salah satunya dengan mandi air hangat, jadi saya tulisnya gitu. Tapi karena Mbak sendiri mengalami eksim basah ini pasti lebih tahu ya apa yang do and don't tuk penanganan eksim basah :)
      Sekali lagi terima kasih ya Mbak :)

      Delete
  44. Dulu pernah kena gatal2 di kulit, sehabis dari pantai gitu, tapi kayaknya Krn digigit hewan pasir mba. Soalnya itu kejadian setelah aku mengubur kakiku di pasir, di pantai ujung genteng.

    Jadi ga tau apa termasuk eksim ATO ga. Yg jelas gatalnya lama, dan bekasnya hilang sampe beberapa bulan.

    Aku baru tau kalo kentang lebih bagus buat penderita eksim ini. Krn aku udh bbrp bulan ini memang mengganti kebo Ama kentang kukus mba. Nasi aku boleh makan, itu juga porsi keciiiil, hanya di hari Minggu. Itu cheating day ku :D. Tapi tujuan sbnrnya karena mau diet sih 😁. Kalo manfaatnya ternyata bagus juga buat mencegah eksim, aku anggab bonus :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyah Mbak, saya pernah baca gitu karena udah hopeless banget lihat kaki yang gak kunjung sembuh.
      Kata orang coba perbaiki di makanan, jadilah cari makanan yang dapat mengatasi eksim, naah kentang salah satunya :)

      Delete
  45. Huhuhu aku baru aja ngalami nih mba 3 minggu lalu di muka. Gara2 kebanyakan gonta ganti skincare dan sepertinya salah pakainya juga. Eksimnya lebih ke kering

    ReplyDelete
  46. Nah ini, kasus eksim yang dialami anak kami juga. Tiap muncul eksim, ya ke dokter dan dikasih salep sama obat oral. Saran dokter tak jauh beda seperti yang Mbak Diah terapkan, jaga kesehatan dan kelembaban kulit. Utk perawatan kulitnya, disarankan mandi pakai sabun bayi dan kudu rajin-rajin pakai pelembab kulit.



    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyah Mbak, berarti kulit anaknya sangat sensitif ya. Sabun bayi kan biasanya mengandung bahan yang lebih rendah kandungan zat-zat kimianya ya.
      Jadi ingat cerita Ibu Retno Hening yang anaknya (Kirana) yang kena eksim juga sejak kecil :(

      Delete
  47. Kalau lagi hamil pengalaman nya memang beda ya mbak. Segala yang pas single gak pernah, tiba-tiba pas hamil muncul. Hehe. Mungkin di sinilah perjuangannya.

    ReplyDelete
  48. Alhamdulillah,
    Meski tergolong kukit sensitif, gak pernah yang namanya luka parah atau sampe eksim. Tapi terima kasih atas sharingnya mbak

    ReplyDelete
  49. saya pernah ada eksim disekitar kaki, penyebabnya karena kaos kaki basah. Alhamdulillah sekarang udah sembuh karena rajin dirawat kulitnya.

    ReplyDelete
  50. Alhamdulillah meskipun kulitku kering tapi engga sampe kena eksim. Sebel banget kalo udah kena eksim tuh, temenku sering banget ngalamin katanya bikin gak nyaman banget.

    ReplyDelete
  51. sembuh dari eksim butuh waktu lama ya mbak
    adik aku kulitnya kering banget, terutama tangan dan kaki. Tapi menurut dokter, dia alergi sabun, kayak deterjen.
    dan udah puluhan tahun masih belum sembuh

    ReplyDelete
  52. Aku juga pernah mba kena eksim kering, tapi saya lupa waktu itu treatment nya pakai salep apa. Kalo ga salah elocon deh. Untung ngga kambuh lagi.

    ReplyDelete
  53. Duh bisa dibayangin deh gmn gak enaknya sakit eksim lagi hamil. Liat org yg ga hamil aja kasian.. thanks for sharing mom

    ReplyDelete
  54. kebalikan ma aku nih mba diah, sehari2 sering bgt eksim kering krna kulitku emang sensitif klo kena sabun cuci piring. klo kata dokter kulit yg pernah aku konsul, jdi setiap abis cuci tangan pake sabun (aapun itu) harus pake pelembab tangan. alhamdulillah skrg jarang kumat klo bner2 rajin pake handcream

    ReplyDelete
  55. kulitku lagi eksim kering nih, di brebes cuacanaya terlalu drastis dingin dan panas, jadi kulitnya mudah gatal, hiks.. benar2 harus menjaga kebersihan ya.

    ReplyDelete
  56. Ada pula yang bilang luka karena gatal eksim itu disebut sebagai kiriman. Waduh repot banget deh kepercayaan orang yang begini ini ya, padahal kan bisa jadi itu karena alergi yang butuh ditangani medis.

    ReplyDelete

Jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca :)

Nama yang jelas yaaa, NO ANONYMOUS please!! ^___^
Mohon maaf Link Hidup tidak akan diapprove :)

^^thanks for reading^^