PASS: Kendalikan Sumber Api untuk Mencegah Kebakaran

Saturday, May 25, 2019

PASS: Kendalikan Sumber Api untuk Mencegah Kebakaran ~ Beberapa bulan lalu Si Kakak ada kunjungan ke Kantor Pemadam Kebakaran dari sekolahnya. Tiap tiga bulan sekolah memang mempunyai program rutin untuk kunjungan ke kantor-kantor pelayanan seperti itu. Salah satu tujuannya adalah untuk mengenalkan kepada anak-anak tentang berbagai macam profesi dan cara mereka bekerja. Ini juga bisa mengajarkan kepada mereka akan cita-cita anak-anak sejak dini. Secara kan ya, usia anak pra sekolah (toddler class) dan bahkan sampai SD itu saat dimana anak-anak mudah untuk meniru dan berimajinasi sesuai yang mereka lihat. Ingin jadi guru, dokter, polisi dan bahkan menjadi petugas pemadam kebakaran.

pixabay.com
Sepulang dari kunjungan itu Si Kakak senang banget cerita tentang pengalamannya melihat para Om Petugas pemadam kebakaran itu. Katanya Kakak juga diajak naik ke atas mobil pemadam kebakaran, "naik fire truck seperti di kartun Robo Car Poli Ma," tuturnya. Dari foto-foto kiriman gurunya di WAG sih saya emang lihat mereka naik ke mobil pemadam, diajarkan cara penggunaan selang dan dasar-dasar menyelamatkan diri ketika terjadi kebakaran. Yah, anak-anak itu telah belajar banyak dari para petugas pemadam kebakaran.

Anyway, jika kita membahas tentang kebakaran erat kaitanya dengan pabrik dan gedung-gedung yang merupakan salah satu tempat yang memiliki potensi terjadinya bencana kebakaran. Salah satu penyebab kebakaran yang sering ditemui adalah karena korsleting atau hubungan pendek arus listrik. Korsleting atau hubungan pendek ini terjadi karena tahanan listrik tidak dapat menahan arus yang besar sehingga terjadi lonjakan atau percikan bunga api. Percikan tersebut jika mengenai benda yang mudah terbakar tentu saja sangat berbahaya. 

Hubungan arus pendek ini sering terjadi karena perangkat instalasi listrik yang tidak sesuai dengan standar baku ataupun pemasangannya yang dilakukan secara sembarangan. Sebenarnya tidak hanya pabrik dan gedung-gedung saja yang rawan terjadi kecelakaan korsleting ini tetapi juga rumah tinggal ataupun sarana umum juga sering menjadi korban dari korsleting listrik ini yang diakibatkan oleh perangkat listrik yang tidak sesuai standar. Nah, sekarang ini telah hadir Sewatama yang merupakan solusi dari instalasi listrik yang tepat dan efisien untuk mendukung kebutuhan industri. Jasa dan produk pelayanan yang ditawarkan oleh perusahaan terkait manajemen daya industri dapat dilihat di halaman resminya di sini: http://sewatama.com/id/ yang diharapkan dengan instalasi listrik yang tepat mampu menekan resiko kebakaran.

Walaupun demikian, pengetahuan bahaya dan penanggulangan resiko kebakaran sudah menjadi suatu keharusan bagi setiap orang. Pentingya informasi ini sepertinya sudah disadari oleh sebagain besar pemilik gedung, terbukti dengan adanya informasi cara menghadapi bencana yang dipasang di space iklan mereka. Pemasangannya terkadang disisipkan di layar ruang tunggu, space iklan di layar lift dan memasang poster cara penggunaan fire extinguisher atau alat pemadam api.

Fire extinguisher atau alat pemadam api merupakan salah satu bagian perangkat pencegah kebakaran, jadi alat ini bukan berfungsi untuk memadamkan kebakaran. Alat ini bertindak sebagai pencegah kebakaran dengan memadamkan sumber api agar tidak merembet ke bagian lainnya dan menimbulkan kebakaran besar. Alat pemadam api ini merupakan salah satu komponen yang wajib ada di setiap lantai di seluruh gedung, industri, bangunan lainnya dan wajib ada pada kendaraan atau komponen lain yang rentan terhadap bahaya kebakaran.

pixabay.com
Cara kerja dari penggunaan pemadam ini dikenal dengan prinsip PASS, yaitu Pull, Aim, Squeeze dan Sweep. Pull atau tarik dimaksudkan untuk menarik pin pengaman yang ada pada alat pemadam. Langkah kedua adalah Aim atau mengarahlan nozzle (pipa semprot) pada sumber api. Squeeze, ditujukan untuk mengeluarkan bahan pemadam hingga api padam dan terakhir Sweep adalah gerakan menyapu ke kiri dan ke kanan untuk mencegah menjalarnya api ke bagian lainnya.

Nah, seperti itulah pengetahuan dasar akan penggunaan fire extinguisher yang mana benda satu ini sebaiknya tersedia di setiap bangunan (gedung, sarana umum dan bahkan rumah) serta kendaraan agar menjadi pertolongan pertama jika terjadi bencana kebakaran itu. Harapannya sih kita tidak perlulah bersentuhan dengan benda ini meski belajar menggunakannya itu sebaiknya wajib hukumnya. 


 

You Might Also Like

15 Comments

  1. Sewatama unggul yah dalam urusan seperti ini dan tepercaya dengan kualitasnya yang terjamin

    ReplyDelete
  2. anakku juga waktu TK kunjungan ke damkar, mereka seneng banget muter2 naik mobil pemadam kebakaran

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillah aku sedia ini dirumah buat jaga2 keadaan :)

    ReplyDelete
  4. WAahh serba lengkap nih tips dan cara nya. Apalagi lewat sewatama ya kak sungguh terbantukan

    ReplyDelete
  5. baru tau aku cara pakai alat pemadam itu…
    Sama seperti anak-anakku dulu juga pergi ke pemadam kebakaran saat TK sampai punya cita-cita jadi pemadam kebakaran.

    ReplyDelete
  6. Bikin takut ya kalo kebakaran dirumah saja kabel2 saya benar perhatikan pemasangannya untuk menghindari kosleting.seprtinya perlu juga punya alat ini untuk pencegahan kebakaran

    ReplyDelete
  7. Bikin takut ya kalo kebakaran dirumah saja kabel2 saya benar perhatikan pemasangannya untuk menghindari kosleting.seprtinya perlu juga punya alat ini untuk pencegahan kebakaran

    ReplyDelete
  8. Di setiap sudut lokasi kerja saya juga dipasang fire extinguisher ini, hanya saja saya belum pernah nyoba menggunakannya :)

    ReplyDelete
  9. Anakku juga disekolah ada kunjungan ke Pemadam Kebakaran dan dia heboh, sampai rumah bercerita bagaimana kegiatannya disana bersama teman-teman sekolahannya. Saya sangat setuju nih, instalasi listrik ini yang menjadi kunci utama khususnya rumah karena kalau tidak di instalasi dengan tidak baik akan menimbulkan bahaya.

    ReplyDelete
  10. Hahaha, robocar poli, terkartub banget sih Kaaak, gemeeess... Anakku juga pernah kunjungan langsung ke Damkarnya ni mba

    ReplyDelete
  11. Di kantor suamiku juga kapan hari ada kunjungan. Baru tau ternyata kalau pas ada gas bocor dilarang untuk nyalain atau matiin stop kontak atau listrik.

    ReplyDelete
  12. Aku pernah belajar mbuka dan nyemprot pakai tabung itu dulu pas masih ngantor, ndatangin petugas damkar dan belajar simulasi kebakaran. Tapi ya lupa2 ingat haha :D :P

    ReplyDelete
  13. Banyak ya mbak pemicu terjadinya kebakaran itu. Memang kita harus aware sm lingkungan juga agar lebih waspada

    ReplyDelete
  14. Oooh, ternyata PASS itu kata kuncinya ya. Aku kira apaan. Hehe

    Terimakasih infonya mbak.:)

    ReplyDelete
  15. ngeri juga ya sama pencetus kebakaran.. makasii sharing nya ya mbak, anak² pernah ada tour ke damkar, mereka terlihat happy

    ReplyDelete

Jangan lupa tinggalkan jejak setelah membaca :)

Nama yang jelas yaaa, NO ANONYMOUS please!! ^___^
Mohon maaf Link Hidup tidak akan diapprove :)

^^thanks for reading^^

Followers

Member of

Emak2Blogger #1minggu1cerita BloggerPerempuan Estrilook Community Indonesia Hijab Blogger Mom Blogger Community