Wednesday, April 22, 2015

Clodi: Sehat-Hemat-Selamat!

Bismillahirrahmanirrahim.....

Alhamdulillah, belakangan ini ide di otak lumayan banyak, tapi kadang waktunya nih yang kurang untuk sekedar post *hadeehh, ngeeeleeess!! Nah sekarang mumpung Baby Faraz lagi tenang gak minta gendong, Mama mau nulis bentar yaaah. Semoga ide nulis yang mulai berseliweran ini bisa segera jadi postingan dimari. Sumpeeehh, saya kangen ngeblog loooh ;)

Clodi: Sehat-Hemat-Selamat? Loh slogan apa pula itu? 

Jadi gini, sejak hamil 5 bulanan itu saya mulai rajin baca-baca artikel tentang clodi, niatnya siih klo mau pakein clodi juga buat si bayi. Ooh iyah, udah pada tahu clodi kan? Itu loh, cloth diaper atau popok kain yang bisa dicuci, jadi gak kayak disposable diaper aka popok sekali pakai (pospak) yang cuma bisa sekali pake doang abis itu akan berakhir di TPS.

Wednesday, April 15, 2015

Dua Puluh Minggu: Cerita ngeASI!

Bismillahirrahmanirrahim.....

Alhamdulillah, Rabu kemarin Faraz terhitung dua puluh minggu lahir ke bumi. Kadang masih sering rasa nano-nano gitu klo perhatikan Faraz yang lagi bobok manis. Masih amazing kali ya bisa melahirkannya ke bumi ini? #EmakLebay. Melalui proses yang duduh-aduuuhaaaiii melewati detik-detik mengeluarkannya. Hmm, mungkin kapan-kapan saya akan posting cerita persalinan pertama saya ini sebagai cerita untuk dikenang dalam blog tersayang ini. Biar sekalian Faraz jadi tahu juga cerita kelahirannya.

Yuuks mari lanjut yaaaaah ;) 

love Faraz muuuuch :*

Alhamdulillah sampai sekarang Faraz masih ngeASI. Sebagai Mama muda yang pengen ngasih yang terbaik untuk anaknya saya harus rajin belajar, banyak baca dan juga dengar sharing tentang ilmu ngeASI. Katanya untuk melancarkan ASI itu ibu menyusui aka busui itu harus selalu mensugesti dirinya bahwa ASInya itu cukup untuk kebutuhan bayinya. Gak perlu harus ngiri ama orang-orang yang ASInya banjir-banjir, yang bisa stock berbotol-botol ASIP di freezer. Kan tiap bayi itu punya kebutuhan ASI yang berbeda-beda. Busui itu juga gak boleh banyak fikiran macam-macam, gak boleh stress. Jadiiiii, busui itu harus happy selaaluuuu ;)


Friday, April 03, 2015

Maraknya Kontes di Media Sosial

Bismillahirrahmanirrahim.....

Weleeeh, udah April aja nih. 1 April katanya April Mop ya? Udah ngerjain orangkah Temans kemarin? Atau sebaliknya malah jadi bahan sasaran empuk dikerjain orang-orang terdekat? Xixixixix. Kalau dua-duanya tidak, selamat! Berarti kita termasuk orang yang gak peduli dengan April Mop itu *tooos yuk mariiii*

Btw, ngomongin tentang April Mop yaaa dekatan lah ya dengan yang namanya tipu-tipu gitu tapi masih dalam taraf iseng for fun. Sekarang harusnya udah gak nyaman dong ya namanya kita dengan mudahnya kena tipu. Kenapa? Yaaa karena di tv, koran dan media massa lainnya udah jadi berita sehari-hari kan tentang hal ini jadi harusnya kita kudu lebih extra hati-hati lagi doong. Harus lebih jeli, harus lebih awas diri #eeaaa. 

Jadi ingat beberapa waktu lalu, seorang teman di FB menshare artikel mengenai maraknya kontes tipu-tipu di medsos. Hmm, pasti udah pada tahu kan apa itu? Eehh masih ada juga yang belum tahu? Xoxoxox, itu loohh Temans tentang kontes fotografi. Jadii semacam kontes yang mengajak para orangtua mengikutkan buah hatinya untuk mengikuti kontes fotografi gitu. Ada banyak kategori lomba yang ditawarkan. Pada umumnya sih setiap sesi itu punya tema tersendiri. Jujur, saya menjadi salah satu Emak narsis yang juga telah ikut serta dalam ajang pencarian bakat itu. 

foto yg saya submit untuk kontes itu
Jadi ceritanya seminggu setelah Faraz lahir, Emaknya Ucup *sebut saja demikian* aka Jenk Raya mentag saya di postingan IGnya ngajakin ikut kontes foto. Naahh, sebagai Emak narsis yang banci kontes jadi kepengen ikutan juga nih. Sebelum ikutan, saya tanya-tanya dululah ama Emaknya Ucup perihal kontes tersebut, baru deh memutuskan iyah saya juga akan ikutan. Waktu itu temanya: Me and My Super Dad. Kebetulan banget dapat momennya, malamnya itu si Pak Tuan Suami Bapaknya Faraz lagi asyik menggendong si Baby Faraz yang kala itu masih belum punya fix name. Faraz masih dipanggil Aco (sebutan anak cowok untuk orang Bugis), secara udah nempel banget dari masih di perut disebut-sebut Aco jadi deh lahirnya juga keterusan bahkan sekarang kadang masih dipanggil Aco. Walau sebenarnya sih Mama Mertua udah kasih nama Safar pas lahir, tapi menurut Mama Faraz nama itu udah mendunia- terlalu mainstream, lagian kami ortunya Faraz juga belum menentukan siapa nama anak kami ini. Oups kepanjangan, nanti akan saya cerita asal muasal pemberian nama Faraz yah di lain postingan ;)


LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers