Wednesday, February 27, 2013

#10: Sepasang Ayam Kampung


Sepasang Ayam Kampung

Ayam kampung sudah jarang lagi ditemui, kecuali di daerah ataupun pedesaan. Ayam kampung sudah tergantikan dengan ayam petelur/ras atau pun ayam jumbo. Ayam kampung sudah sangat langka jumlahnya, padahal rasa dagingnya lebih lezat dari ayam petelur. Selain itu telur ayam kampung sangat bermanfaat, bisa dijadikan sebagai suplemen makanan tambahan (khususnya bagi para lelaki) maupun dicampurkan pada jamu tradisional. Sepasang ayam kampung ini akan menjaga kelestariannya agar kelak muncul ayam kampung-ayam kampung kecil lainnya.

Bagaimana di daerah temans, apakah jumlah ayam kampung masih banyak? Atau sudah jarang melihat ayam kampung? Foto ini saya take kemarin, di gang dekat kantor :)





 

Monday, February 25, 2013

#09: Undangan Pernikahan, Datangya!

"Sekarang kerja dimana? Udah punya calon kan?"

"Tidak usah terlalu memilih, yang penting agamanya baik, cocok, bekerja, sudah!"

"Jadi kapan mi?"



Hadeeeh, kayaknya pertanyaan semacam itu sudah mulai sering menghinggapi telinga ini deh. Tapi mau gimana lagi? Cuma bisa bilang "doakan saja yah" sambil nyengir. Memasuki usia tak lagi muda belia abegeh seperempat abad ini sepertinya sesuatu banget apalagi jika bertemu di acara keluarga, huuuu bakalan tebalin kuping dah, ciyus!

Mau gimana lagi, yang namanya jodoh mah itu InsyaAllah tak lari kemana. Kita emang harus berusaha sambil dibarengi dengan do'a. Berusaha untuk membuka hati, memahami signal yang ada, sambil berdo'a diberi yang terbaik *aseeek, bijak bener lu Di* :p Lah makanya itu sekarang sedang mengaplikasikan hal-hal tersebut tadi, semoga saja secepatnya Sang Pangeran datang menjeput dengan kuda putihnya *ngayal[dot]com*

OK daripada pusing mikirin hal-hal yang belum jelas adanya, mending sekalian berandai-andai sajalah hitung-hitung belajar untuk merencankan sesuatu yang InsyaAllah cuma akan sekali seumur hidup diselenggarakannya, apa itu? Yaah, itu dia. Iyah, itu udah bener koq, hmmm pernikahan *sambil-senyam-senyum-gak-jelas-dengan-pipi-memerah*.

Kalau bahas soal pernikahan pasti gak jauh dari urusan persiapan gedung, cathering, salon, dan yang pastinya adalah undangan. Lah percuma ada gedung, cathering, salon jika tanpa ada undangan ibaratnya makanan yang hambar tanpa perasa *ihiiiy*, gak ada yang kasih ucapan dan do'a dunk klo gitu? Iyah kan? Iyah kaaaan? Iyaaah dooong!

Jumlah orang yang akan kita undang itu biasanya dibahas pada saat rapat keluarga gitu. Klo disini sih biasanya bakalan ada dua kali acara, yang pertama dari pihak mempelai perempuan dan selang beberapa hari bakalan ada acara di pihak laki-laki juga *klo di Jawa bilangnya 'ngunduh mantu' di Sulawesi sini istilahnya, marola* tapi sekarang sih biasanya acaranya bakalan digabung saja jadi satu *iyah biar irit dan efisien dalam hal waktu*.

Kalau urusan gedung kita tinggal mencari gedung yang biasanya dipakai untuk acara pernikahan gitu, klo disini ada beberapa gedung tuh yang emang terkenal untuk acara pernikahan, jadi ceritanya nanti tinggal di cek saja dimana tempat yang tersedia dan pastinya sesuai dengan budget yang ada, heheh. Klo soal urusan cathering udah ada beberapa juga yang direkomendasikan sama teman-teman gitu tapi sih mikirnya lagi mending nanti gedung yang dipilih yang udah menyatu dengan urusan catheringnya jadi sepaket gitu biar gak pusing-pusing lagi nantinya, secara disini belum ada wedding organizer seperti di kota besar masih kebanyakan ya kita kudu ngurus sendiri semua-muanya, termasuk juga soal salonnya.

Nah, klo udah beres dengan gedung-cathering-salon maka tinggal satu hal lagi nih yang masih harus diberesin sementara ini jadi yang paling penting dan utama, undangan. Sekarang zamannya udah modern, lebih canggih dan sepertinya manusia sekarang lebih banyak hidup dengan gadget, smart phone dan juga udah bersosialisasi melalui internet. Nah kayaknya klo nikah nanti pengen buat invitation online itu, sepertinya lebih efektif dan efisien secara gitu looh semua orang udah familiar dengan yang namanya internet! Selain itu dengan invitation online secara tidak langsung kita sudah membantu menyelamatkan bumi kita dengan Go-Green! Yang mana kita gak menggunakan kertas lagi untuk menyebarkan berita bahagia kita melalui sebuah kertas undangan, cukup dengan kasih link invitation online kita, praktis dan gampang :)

Sekarang sih banyak jenis invitation online gitu, klo yang kebanyakan dipakai ama orang sih biasanya dengan cara broadcast SMS/BBM ke semua contact list, atau buat undangan
gratis melalui sosial media: facebook ataupun twitter ada juga yang sengaja membuat blog ataupun website wedding yang berisi segala hal tentang pernikahan empunya blog.

Eh Di, katanya tadi mau buat invitation online untuk pernikahan nanti *yang sampai sekarang pun belum tahu tanggalnya kapan* :p Klo nanti saya sih pengennya buat invitation online itu di www.datangya.com. Kenapa pilih datangya? Karena fasilitas yang ditawarkan itu simple banget, praktis dan harganya bisa dibilang terjangkaulah. Iyah, coba aja deh bandingkan klo kita harus cetak undangan. 

Misal nih ya, biaya cetak untuk satu lembar undangan lengkap itu dikasih harga sama vendor sebesar Rp 1.000,- nah kita mau ngundang sebut saja deh jumlah minimal sebanyak 500 orang, harga tadi dikali dengan 500 sama dengan Rp 500.000,-. Itu hitungan harga undangan dan jumlah minimal yang akan diundang, nah klo harganya lebih dari itu dan jumlah tamu yang akan kita undang lebih banyak pula bisa kebayang dong berapa budget yang harus dikeluarkan hanya untuk dana cetak undangan? 

Sedangkan di datangya itu kita cukup mengeluarkan Rp 250.000,- kita udah diberikan features:  Slider photo max 5 yang akan menampilkan foto-foto pre-wedding (jika ada), halaman informasi pernikahan Anda, peta dan denah dalam bentuk google map maupun sketsa manual lokasi pernikahan tersebut. Love Story Anda dan pasangan, keluarga besar yang turut mengundang, buku tamu, hitung waktu mundur, hit counter - jumlah pengunjung website pernikahan Anda, buku tamu dan masih banyak fitur lainnya :)

Maulihat contohnya? Kayak gini niih:







Nah, udah lihat kan? Unyu-unyu, bukan? Klo pengen lihat contohnya, coba cek yang ini deh. Iih saya jadi mupeng deh lihatnya, heheheh. Jadi pengen segera buat juga, hehehehh #ngarep :D

Gimana temans yang sedang merancang pernikahan? Mungkin bisa jadi salah satu opsi nih untuk urusan weddingnya. Semoga bermanfaat ya! ^____^








P.S.: Jangan tanya ke saya ya, KAPAN nya?? :p




Friday, February 22, 2013

#08:Giveaway #1 "Me and Jogja" : Belum Puas Kelilingnya

Bismillahirrahmanirrahim.....

Masih ingat postingan ini? Iyah, itu waktu ngurus si Gigi Geraham Bungsu. Jadi saya bela-belain ke Jogja untuk operasi impaksi itu. Yang namanya operasi pasti butuh waktu dan harus fokus, padahal ini adalah perjalanan pertama saya di kota gudeg ini.

Seperti yang sudah saya bilang, saya mendadak demam ketika hari H operasi, jadi drg. SpBM yang menangani saya menyarankan untuk pulang dan beristirahat. Tapi yang terjadi adalah sore harinya saya minta ke teman saya untuk menculik saya dan dibawa keliling Jogja. Dan Isra pun datang ke kostan Kakak untuk jemput saya. 
Jogja
Rute pertamanya saya minta dibawa ke UGM, kebetulan kostan Kakak saya dan juga kostan Isra dekat dari UGM itu. Meskipun gak lihat keseluruhan UGM tapi cukuplah bisa melihat gerbangnya, sekalian mampir Shalat Magrib di Mesjid UGM :)
gerbang UGM
Selagi saya Shalat, Isra ke kostannya dulu katanya mau nyimpen sepeda setelah itu baru deh kita melanjutkan perjalanan.
sempatnya narsis di Mesjid UGM
Saya minta ke Isra untuk dibawa ke Taman Pelangi, saya mupeng banget pengen kesana karena lihat foto-foto Ririn sewaktu kesana. Tapi saya bilang ke Isra kesananya kita naik Trans Jogja yah, saya ingin merasakan perbedaan Trans Jogja ama Trans Jakarta sekalian bisa lebih irit diongkos, heheheh.

with Isra - sambill nunggu Trans Jogja
Hampir setengah jam nunggu busnya, akhirnya datang juga, horeeee. Di jalan kami ngobrol sana sini, sambil Isra nunjukin beberapa tempat yang kami lalui. Sekitar setengah jam berikut sampailah kami di Taman Pelangi. Oh ya, biaya untuk masuk ke Taman Pelangi ini cukup terjangkau. Dengan Rp 10.000,- kita sudah bisa menikmati suasana Taman Pelangi.
Taman Pelangi
Selanjutnya, ketika sudah masuk di dalam Taman Pelangi ini tidak lain dan tidak bukan dipuas-puasin untuk foto sana-sini. Pokoknya segala tempat strategis harus disinggahi dan ditempati untuk berfoto *narsis.mode.on* xixiixix.

Taman Pelangi : merah-orange-kuning-hijau-biru-ungu
Taman Pelangi: love everywhere
Taman Pelangi: love
Taman Pelangi: pair of swans as symbol of love
Lihat kan, banyak banget tempat di Taman Pelangi ini yang bisa dijadikan objek untuk mengekplorasi kenarsisan. Aneka lampu-lampu yang bergambar unik, ada tulisan Taman Pelangi beserta warna lengkap pelangi itu: merah-orange-kuning-hijau-biru-ungu. Ada aneka bentuk love, dari kecil hingga besar beserta huruf yang mengukir L-O-V-E. Ada juga sepasang angsa yang jadi simbol tanda cinta, aiiih romantisnyaaa :)

Berhubung sudah jam setengah sembilan malam saya pun mengajak Isra balik, takut gak ada lagi Trans Jogja karena Isra bilang hanya sampai jam sepuluh malam saja. Hiiiks, padahal sebenarnya saya masih pengen jalan, belum puas kelilingnya. Mana gitu sampe saya pulang pun saya belum sempat melanjutkan kelilingnya, eits sempat ke Taman Pintar dan Bringharjo siiy tapi gak pake foto-foto secara pipi masih bengkak gak beraturan, huhuhh.

Pokoknya next time klo ke Jogja lagi masih ingin jalan-jalan lebih lama lagi biar bisa menikmati semua keindahan Jogja. Saya belum sempat lihat candi Borobudur yang sangat tersohor itu, belum lihat gunung merapi, pantai Selatan juga dan masih banyak lagi tempat lainnya. Semoga bisa ke Jogja lagi dalam waktu dekat ^____^


  

Tuesday, February 19, 2013

#07: [curcol] Bagaimanakah Nasib Penumpang Batavia?

Bismillahirrahmanirrahim.....

Arrggh, baru saja beres menscan leave form request teman-teman untuk bulan ini. Secara dua hari lagi saya harus submit timesheet ke pusat. Hiiks, harusnya siih minggu ini saya juga ajukan leave request untuk bisa cuti di minggu pertama Maret besok. Tapi sepertinya saya harus mengurungkan niat itu, huuuh!

Setelah Juli lalu saya me-time dengan sahabat PK-7 saya yang berasal dari Kalimantan, Ninied. Nah kali ini saya berencana ingin bertemu sahabat PK-7 yang lain, kali ini yang berasal dari Jambi - Emy Marlesi. Nah kita udah lama janjian, hmm klo gak salah sejak saya abis ketemu Ninied itu udah mulai nyusun rencana next journey harus ketemu dirinya. Pas Desember kemarin mulailah kami hunting tiket, pas dapat yang promo itu punya Batavia. Emy langsung minta issued tiket bolak balik sedangkan saya masih banyak pertimbangan dan masih berharap akan dapat tiket yang lebih murah lagi. Berhubung waktu itu Emy dapat tiket balik ke Jambi nya katanya tergolong murah, saya pun ikutan membeli tiket rute Jakarta - Jambi, dengan harapan bisa jalan-jalan seharian full-lah dengan Emy di Jambi (12 Maret itu kan tanggal merah, libur dooong). Dengan senang hati saya pun minta ke travel langganan untuk issued  tiket seperti Emy.

source pic here

Ceeetaaaaaaaaarrr!! Rabu malam pas ngecek recent status BBM, saya baca status teman PK-7 bilang mulai jam 00.00 (31 Januari 2013) Batavia dinyatakan pailit! Whaaat? Kaget dooong saya. Langsung deh tanya ke si Kak Iman *kebetulan dia juga dari Kendari* yang punya status itu "eeh Kak, benarkah itu statusta? Huaaa, bagaimanami saya??" eeeh dia tanpa ba-bi-bu-be-bo malah langsung ketawa ngakak dengan kepanikan saya ini, hiiiks. Katanya benar, udah rame dibahas, ada linknya katanya. Tapi sayang banget tuh malam lagi krisis koneksi, dari si Bebi pun susah ngenet, huhuh. Langsung deh chat ama Emy minta dia yang ngecek dan gak lama kemudian Emy juga dengan lesunya bilang tu kabar benar adanya. Saya konfirmasi ke travel langganan katanya, iyah dia juga baru dapat kabar.

Besoknya pas baca berita ternyata emang sudah heboh, langsung aja cari gimana proses refund tu tiket. Iyaahh doong masa dibiarin begitu saja? Ikkks, terlaaaluuuu. Ternyata proses refund nya itu masih harus nunggu hasil kurator bla bla bla, huhuh intinya MENUNGGU yang tak pasti!! Saya kembali menghubungi travel sekalian aja deh saya minta tolong ke travel untuk kasih info mengenai proses refund tiket kami itu. Mungkin dari travel bisa lebih cepat dapat info dll.

Beberapa hari kemudian pas telponan ma Kakak dia bilang "itu ada Mandala yang menggratiskan penumpang Batavia, coba deh kamu cek bagaimana prosesnya". Iyah emang benar Mandala menggratiskan penumpang Batavia tapi cuma beberapa rute doang dan gak ada rute yang sesuai dengan tiket kami. Gak putus asa siih saya coba aja email gimana dengan rute yang ada pada tiket saya dan Emy (Jambi-Jakarta-Jogja dan Jakarta-Jambi) tetapi sampai sekarang gak ada balasan jawaban untuk email saya itu :(. Minggu lalu saya dapat email dari travel, judulnya berita ringan yang isinya itu link cara tukar tiket Batavia ke Citilink tapi sayangnya lagi-lagi saya cuma bisa gigit jari berhubung prosesnya itu harus dilakukan di Sales Office Citilink Jakarta dan Surabaya, mana gitu penumpang harus datang langsung pula - tidak boleh diwakili! Hiiiks, hiiks (-,-)

Huaaa, mau tidak mau rencana liburan kali ini sepertinya akan postpone sampe batas waktu yang tidak bisa ditentukan. Sembari masih terus memantau kabar yang terkait dengan Batavia ini.

Nah, adakah diantara temans Blogger yang mengalami nasib yang sama seperti kami ini? Share doong, please. Atau ada yang bisa bantu gak ya? Kali aja ada yang bisa bantu untuk ngurus refund ataupun transfer penerbangan ini? #ngarep


 

Saturday, February 16, 2013

#06: Cat Rumah Baru :)

Bismillahirrahmanirrahim.....

Heey heey, lihat deh. Cat rumahku baru loooh. Cantik kan? Cantik kan? Iyaaaah doooong :)

Ini spesial dibuatin ama Mbak Artika Maya loooh. Waktu BW ke rumah Ocha minggu yang lalu, saya suka lihat tampilan cat rumahnya yang baru. Ocha banget gitu loooh. Katanya itu dy order khusus ama Mbak Maya. Mulai deh saya DM Ocha di tweet untuk tanya proses dan budget yang Ocha keluarin untuk cat barunya itu. Wooow, sempat speechless waktu Ocha sebutin nominalnya! Eits, tapi untungnya Ocha bilang itu bisa nego koq sesuai budget dan gmana maunya kita.

Yasuud, langsung coba email ke Mbak Maya. Eh gak lama kemudian di balas looh *senaang*. Mulai deh bilang klo saya juga mau dibuatin template, tapi yang simple aja *menyesuaikan budget yang ada* xixixix. Mbak tanya warna kesukaan saya apa, terus saya maunya apa aja dan deal deh kita. Tadinya Mbak Maya bilang jadi seminggu tapi ternyata lebih cepat dari perkiraannya, asiiikk asiiikk asiiikk.. Makasiiih ya Mbak Maya :)

Naaahh, klo ada yang minat dibuatin template cantik a'La Mbak Maya, silahkan hubungi orangnya langsung yak. Coba ke blognya dulu, lihat portofolionya yang sudah ada ;)

Semoga dengan template baru ini bisa makin membuatku kembali semangat ngeblog lagiii #ganbatte!

Happy Blogging... Happy long weekend *karena Senin saya libur*  ^___^


Cheers,
Diah
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Friday, February 15, 2013

#05: Perempuan Wakatobi dan Sampannya


Perempuan Wakatobi dan Sampannya
Seperti inilah aktivitas sebagaian nelayan perempuan di Wakatobi. Pagi hari dengan sampannya mengarungi tepian laut Wakatobi. Mencari ikan kecil, bulu babi dan bahkan memunguti sampah yang ada di laut.

Foto ini di ambil ketika menunggu superjet yang akan mengangkut kami kembali ke Kendari setelah perjalanan kerja awal Januari yang lalu bersama Bundo Diana :)

 

Thursday, February 14, 2013

#04: 14 Februari

Bismillahirrahmanirrahim.....

Hari ini 14 Februari yak? Aiissh sepertinya dimana-mana temanya bernuansa pinky deh, iyah kan iya kan? Terus banyak yang udah rencanain ngasih sesuatu spesial buat pasangannya, atau klo gak tukaran kado gitu katanya, gak mesti dengan pasangan tetapi dengan sahabat juga boleh.
source pic: here
 
Jadi ingat dulu waktu SMP kelas 3 klo gak salah, sore-sore ngumpul di rumah salah satu teman sambil bawa sesuatu yang dibungkus *hmm klo gak salah waktu itu dibungkus di kertas koran biar seragam dan gak ketahuan yang mana punya A, B dan seterusnya*. Gak banyak yang ikutan, gak sampe 10 orang klo gak salah tapi seru karena gak boleh buka kadonya di TKP, jadi harus dibukanya di rumah masing-masing. Nah pas sampe rumah baru deh ketahuan dapat apa, waktu itu ada yang isinya  pasta gigi, parfum jadi-jadian *iyah, parfumnya udah setengah terus ditambah air* muahahah, mampus, terus apalagi ya? Lupa. Yang jelas isinya bermacam-macam dan aneh-aneh, heheh. Besoknya baru deh saling ledek-ledekan. 

Eeh iyah, penghuni kostnya Kakakku kemarin sempat bilang mau adain tuker-tukeran kado tapi gak tahu tuh jadi apa kagak? Klo pun jadi pasti dadakan, sebentar tuh baru pada kalang kabut nyari kado masing-masing. Hmmm, saya sebagai kakak kost mau kasih kado apa ya? Hmm, entar deh difikirin. Mudah-mudahan masih ada barang baru di kamar yang bisa dijadikan kado, biar gak usah beli lagi *pelit-mode-on* xixixix. Yang penting kan seru-seruannya, heheheh.

Hmmm, seseorang pernah balas SMSku ketika saya SMS dia tentang V-day, balasannya seperti ini:
Kasih sayang dah tiap hari, ngapain dirayain.. (pernah saya post, di 2011)

Weleeeh, ini orang berarti romantis yak? :p Iyah juga tuh, bener katanya. Kenapa emang harus ada hari [yang konon katanya] kasih sayang? Klo mengkhususkan ada satu hari yang namanya hari kasih sayang, berarti cuma hari itu saja dong orang berbagi kasih sayang? Terus setiap harinya gimana tuh? Apa ngambek-ngambekan? Marah-marahan? Atau gak boleh saling memberi kasih sayang? Heheheh.

Arghh, whatever deh. Kasih sayang itu emang seharusnya tiap hari kan, gak perlu ada perayaan. Cukup saling mengerti klo kita saling menyayangi *ceileeeh, bahasaaanya, preeet preet*.  Eeeh tapi, hari ini gak nyangka deh, ada seseorang yang SMS selamat valentine - katanya. Issh, sempat speechless bacanya, haaah? Gak nyangka banget gitu loooh, orang ini peduli dengan V-day, heheeh. Arrghhh, dirimu iniii. Coba nanti ketemu, berani bilang langsung gak seperti itu? Saya tunggu coklat darimu yaaak :p

Udah aargh, takut makin gak nyambung ntar. Yang ber-valentine-an, selamat deh. Semoga berbagi kasih sayangnya gak cuma hari ini aja yaak (heart_beat)


 

Wednesday, February 13, 2013

#03: Ketika Sakit

Bismillahirrahmanirrahim.....

Ini postingan lepas, sambil nunggu hujan reda. Mau pulang tapi hujan diluar sana sepertinya masih betah saja.

Teringat postingan saya yang ini, tentang sakit. Terkadang salah satu efek dari hujan-kehujanan itu biasanya adalah sakit, paling banyak masuk angin terus flu dan masih banyak lagi penyakit lainnya. Lihat saja deh efek dari banjir pasti dipengungsian banyak tuh yang terserang penyakit. 

Ketika sakit kita pasti akan merasa sangat lemas, sepertinya tenaga terkuras dan bawaannya pengen tiduran saja. Ketika kita sakit itu pula terkadang kita baru sadar bahwa itu merupakan suatu bentuk 'demo' nya tubuh kita yang mungkin saja selama ini terus-terusan kita paksa untuk bekerja *demi mengejar setoran, target, pencapaian dan lain sebagainya*.

gambar comot dari sana

Terasa banget waktu sakit bulan Oktober lalu. Mana kenanya itu pas lagi di kampung orang pula, ikkss sedihnya. Waktu itu lagi ada panggilan training di kantor pusat. Sehari sebelum berangkat emang udah rasa diri badan udah gak enak, mulai bersin dan malamnya agak hangat tapi saya mencoba menenangkan diri dengan tidur. Menjelang Subuh suhu tubuh kembali normal. Kebetulan flight waktu itu jam setengah satu siang. Nah pas lagi siap-siap mau ke bandara eeh koq mendadak nih badan rasanya hangat lagi. Bilang ke Kakak ipar "Kak, coba deh pegang dahiku, panas ya?" setelah dia tempelin tangannya dia bilang "Iyah hangat, minum obat dulu sana sebelum berangkat". Sebenarnya saya orang yang paling malas untuk minum obat, klo sakit yah paling butuh istirahat saja, tidur tuh biasanya yang paling ampuh. Tapi berhubung karena akan melakukan perjalanan jadi saya manut saja. 

Singkat cerita malamnya sampailah saya dan rombongan di Ibukota. Kebetulan waktu itu kami nginap sekamar berempat karena sebenarnya kami sudah dibookingkan kamar masing-masing untuk penginapan keesokan harinya, tetapi karena kami ingin berangkat lebih awal biar hari Minggunya bisa jalan-jalan dulu. Jadi konsekwensinya adalah penginapan yang semalam itu harus ditanggung sendiri! Hahahah. 

Pas nyampe hotel itu koq perasaan saya gak enak lagi ya? Mulai demam lagi sepertinya. Nah kebetulan tuh belum makan, jadilah mereka bertiga ditambah satu teman kantor pusat yang datang berkunjung keluar cari makan dulu. Saya cuma bilang tolong bungkusin nasi goreng aja deh. Dengan harapan nafsu makan saya ada untuk menghabisi tuh makanan. 

Sepeninggalan mereka saya meringkuk di dalam selimut, mengigil tapi badan berasa panas banget! Saya gak tahu deh mereka balik jam berapa, yang jelas saya terbangun mereka semua sudah pada siap-siap tidur (saling berhimpitan) heheheh. Melihat saya terbangun ditanyalah keadaan saya gimana sambil disuruh makan, pesanan saya sudah ada di meja. Saya paksakan diri untuk bangkit dan mencoba makan tapi sayang rasanya sepat dan selera saya gak ada. Untung gak pake jackpot :D Saya memutuskan untuk kembali tidur saja. 

Keesokan harinya mulai agak enakan dan sesuai rencana yang sudah disusun rapi dari Kendari pagi itu kami akan jalan-jalan, karena saya gak mau ditinggal sendiri jadilah saya memaksakan diri untuk ikut mereka semua. Pada sepakat ingin ke PIM! Yasuuuud, ikooooot! 

Kami sampai PIM masih sepi, kebetulan belum pada sarapan jadilah kami sarapan dulu terutama saya yang dari semalam belum makan. Sengaja pilih menu yang berkuah dan hangat-hangat, kali aja nafsu makan muncul. Eeehh tau-taunya sama aja. Tapi saya paksakan diri untuk makan karena emang harus minum obat dan rugi book klo gak dimakan, udah bayar mahal gitu looohh *ogahrugi-mode-on*

Selesai makan menu pilihan masing-masing kami mulai menjelajahi PIM. Saya sebenarnya emang gak niat belanja jadilah cukup hanya melihat-lihat saja. Ditambah lagi dengan kondisi yang tidak fit saya cuma menjadi penonton saja sementara teman-teman saya yang emak-emak babe pada sibuk belanja menghabiskan perdiem mereka :p

Seharian itu pokoknya muter-muter aja dari PIM lanjut lagi ke Plangi terus sebelum balik ke hotel saya minta Kak Nunu temenin saya ketemu CC Unieq yang lagi ikut pameran wirausaha di JCC. Yipiiie kopdar lagi, ketemu adeknya CC juga teman sesama plurker tapi sayang karena buru-buru gak ada sesi fotonya, heheh. Udah capek banget jadi baliklah kita, mana sempat rintik-rintik pula. Tiba hotel sudah jam 9 malam klo gak salah, langsung aja pindahin barang-barang ke kamar masing-masing dan tiduuur. 

Besok paginya berangkat ke kantor dan mulai training. Tapi seharian itu badan rasanya meriang tapi saya paksakan, saya masih rasa cukup kuat untuk mengikuti training itu. Malamnya mulai panas lagi tapi paginya turun lagi. Hari kedua training, sepagian di kantor saya udah gak bisa konsen lagi ikuti materi training dan diskusinya. Pas jam istirahat bilang ke teman sepertinya saya mau cek ke dokter dulu deh takut kenapa-kenapa, udah gak kuat lagi soalnya. Jadi deh ijin ke supervisor, kebetulan ada Kiki yang bersedia temani saya. Kami ke RS. Jakarta, kebetulan rusah sakit ini juga salah satu provider asuransi kantor plus jarak dari kantor juga gak begitu jauhlah. 

Setelah urus administrasi diarahkan ke salah satu dokter yang sedang tugas. Ketemu dokternya diperiksa dan ditanya keluhan, eehh kata dokter saya harus cek darah! Oups, ini kali pertama saya cek darah sempat parno dikit tapi karena udah gak berdaya apa-apa lagi saya terima saja. Disuruh balik lagi sorenya untuk ambil hasil dan ketemu ama dokter lagi. Kiki bilang mending balik ke hotel aja sekalian Kiki balik kantor karena masih ada kerjaan plus barang-barangnya juga masih di kantor semua. Yasud baliklah saya ke hotel dan Kiki ke kantor. Makasih ya Ki, udah nemenin :)

Sepulang kantor, Kak Nunu ngecek saya di kamar dan bersedia temenin saya ke RS untuk ambil hasil lab sekalian ketemu dokter. Nah setelah ambil hasil lab saya langsung ke dokter lagi, setelah hasilnya dibaca ma dokter beliau langsung bilang saya harus diopname karena (+) typhus! Gubraaak! Ogaah, tidaaak, saya tidak mau diopname dokter, hiiks. 

Langsung kabari Mama sekalian bilang gitu klo dokter menyarankan saya untuk opname, padahal sedari siang saya gak ada cerita ke Mama klo saya ke RS apalagi cek darah. Takut Mama jadi kepikiran gitu. Saya bilang ke Mama klo Bu Diana besoknya akan pulang, mending saya ikut beliau aja besok biar ada yang nemenin selama dijalan. Jadi deh malam itu juga saya telpon lagi ke supervisor saya dan beliau bilang iyah balik aja ke Kendari dan cepat sembuh. Balik ke hotel langsung deh packing kilat dan pastikan semua barang gak ada yang tertinggal lagi, secara saya harus berangkat besok Subuh. Semua berkumpul di kamar saya, sampe dibawain bubur ama tim dari Mataram, Alhamdulillah malam itu saya bisa melahap lebih dari setengah porsi. Makasih ya semua udah perhatian ma saya :)

Besoknya saya pun berangkat. Tiba di Kendari udah lemes banget. Seharian tidur aja dan saya belum mau lagi ke dokter. Besoknya setelah dibujuk Mama baru deh saya mau ke dokter, itu pun bukan dokter rumah sakit karena sudah pasti saya bakalan dipaksa untuk opname. Saya cuma ke dokter praktek dan Alhamdulillah kata dokternya gak perlu opname yang penting saya harus rajin makan dan habisin obatnya. Plus yang paling penting istirahat! Jadi deh saya minta surat ijin dari dokter buat gak masuk kantor beberapa hari. 

Emang rempong deh klo sakit, makanya kita harus mensyukuri apa yang dikasih ma Tuhan termasuk hal yang satu ini, sehat. Hmmm sebenarnya harus disyukuri juga dikasih sakit, itu artinya kita masih disayang ma Tuhan dan disuruh untuk istirahat. Makanya kita harus jaga kesehatan juga apalagi jika cuaca lagi kurang bersahabat.Sakit itu gak enak, apalagi berurusan dengan obat dan biaya ini itu dan inu, hooo mahal booookk.

Jadi, jaga kesehatan ya temans ^____^


 

Saturday, February 09, 2013

#02: [anggap saja] Narsis Artistik

Bismillahirrahmanirrahim.....

Yipiiiiie, akhirnya si Lepi punya antivir ori. Baiklah, kali ini mau ikutan GA Neng Cantik, Una. Klo gak salah dari minggu lalu Una udah ingetin di YM buat ikut GA dia. Baiklah Na, sekarang saya menepati janji saya untuk ikutan GAmu ya Na, tapi kali ini menangin aku ya Na *kedip genit ke Una* :p

Sebenarnya sempat bingung nih, apa toh yang dimaksud Una dengan 'narsis artistik' itu? Tapi ah biarin aja  deh, semoga foto-foto berikut masuk dalam artian yang dimaksud Una. Klo kata saya siih narsis artistik itu foto yang menujukkan tingkat percaya diri tinggi dari pemiliknya yang bernilai seni, xixiixix. Meskipun anggapan saya seperti itu dan mungkin foto-foto berikut jauh dari arti yang saya sebut tadi. Tapi biarlah, anggap saja foto-foto berikut tergolong narsis artistik.

manjat pohon demi sebuah kenarsisan, camping with FKI *November 2007*
 
ceritanya biar jadi kembar :p *Desember 2009*

keisengan pagi di halaman belakang rumah Mama *Juni 2010*

bela-belain minta singgah di Kota Tua setelah tes interview dan difotoin tukang ojeg langganan Om  *Maret 2011*

difotoin teman di depan kantor *Maret 2012*






melepas mumet dengan foto diri *Januari 2013*


Naaahh itu dia hasil bongkar-bongkar file foto saya, hehehehh. Emang narsis banget walaupun [mungkin] nilai artistiknya kurang atau bahkan gak ada tapi biarlah, namanya juga narsis ya pede aja lagi ama diri sendiri :p

Terimakasih ya Una, udah buat GA seperti ini. Ini berarti dirimu ngasih kesempatan untuk orang-orang narsis sepertiku untuk lebih mengexplorasi dirinya dalam bernarsis-ria *oups, apaa seeeh ini bahasanyaaaaa?* xixiix.


Yasuuud, daripada makin geje mending disudahi sajalah. Have a nice Satnite ;)


"Postingan ini diikutsertakan di Narsisis-Artistik Giveaway"


 

Thursday, February 07, 2013

#01: 3 Buku di Januari

Bismillahirrahmanirrahim.....

Hulaaaa, mulai lagi deh gak konsistennya! Hmmm sudahlah gak mau berbasa-basi pengen posting siih tapi gak tau entah kenapa idenya hilang lari kemana gitu. Mana si Lepi abis diinstal ulang ama Kakak tapi belum sempat dipasangin ori antivirus terus ditinggal dia balik Jogja pula jadi deh saya makin malas menyentuh yang namanya button posting. Habis udah banyak cerita tapi karena foto-foto narsisnya semua pada nongkrong di Lepi dan saya parno untuk menggunakannya selama antivir ori nya belum diregist jadi deh si Lepi cuma duduk manis di kamar gak mau saya colok-colokin flash disk, HD ataupun dipake untuk internetan di tempat yang terkoneksi Wi-Fi. Alasannya gak mau si Lepi kena virus abisnya si Kakak masih lama mudik ke sini lagi klo si Lepi sakit kenapa-kenapa, saya gak mau bawa si Lepi ke tempat servis takut malah diutak-atik gak jelas #parno #ngeles cari alesaaaann!! :p

Yasuuud kali ini mau posting tentang buku yang saya tamatkan di Januari kemarin. Totalnya ada 3 buku yang udah selesai, jadi masih butuh 22 buku lagi untuk menyelesaikan goal baca buku saya tahun ini *plokplokplookk*

Naahh, buku apa aja itu? Tralaaaaaaaaaa...

99 Cahaya di Langit Eropa: Naked Traveler 4: Sunshine Becomes You




99 Cahaya di Langit Eropa: Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropa.
Berisi tentang catatan perjalanan spiritual Hanum Salsabiela Rais (Putri Amien Rais) dan suaminya Rangga Almahendra. Perjalanan di Eropa yang berhasil menguak misteri sejarah Islam yang pernah berjaya di Eropa hingga saat ini menjadi minoritas. Pengalaman yang sangat berharga bagi keduanya, tidak hanya melihat Eropa yang terkenal dengan Menara Eiffel dan tempat-tempat romantis lainnya, tetapi dari Eropa ini mereka banyak menemukan sejarah kejayaan Islam di masa lalu.

Awalnya Hanum dan Fatma (seorang wanita muslim Turki yang tinggal di Austria yang kemudian bersahabat dengan Hanum) berencana untuk mengarungi jejak-jejak Islam dari barat hingga ke timur Eropa. Dimulai dari Andalusia Spanyol hingga ke Instanbul Turki, negara asal Fatma. Tetapi sayangnya ketika di akhir kelas bahasa Jerman itu Fatma terpaksa harus kembali ke negaranya.

Tanpa Fatma, Hanum pun memulai perjalanannya bersama sang suami. Dimulai dari Paris, Cordoba, Granada, Toledo, Sicilia dan berakhir di Istanbul. Bagaimana kisah lengkapnya? Mending baca aja yah, yang jelas membaca novel ini kita jadi bisa tahu bahwa dulu Islam pernah berjaya di Eropa, pernah menjadi sumber cahaya penerang bagi Eropa dikala awan kegelapan menyelimutinya. Dengan ajaran Islam yang mengajarkan perdamaian dan kasih sayang bukan teror ataupun kekerasan. 

Novel ini dikemas begitu indah seperti kita sedang membaca diary. Recommended deh pokoknya. Thumbs up buat Mbak Hanum. Bisa baca sinopsis versi Mbak Hanum.

PS: Thanks banget ya Ririn udah pinjamin buku ini :)

---------

The Naked Traveler - 4.
Hayooo sapa yang ngaku traveler? Pasti udah kenal dia dooong, si Mbak Trinity yang doyan jalan-jalan dan udah menghasilkan 7 buku, lihat saja ini serial cerita traveling nekadnya yang udah mencapai jilid 4. Wooow!

Klo buku TNT siih saya udah baca 1, 3 dan ini yang ke-4. Sisa buku ke-2 nya aja nih yang belum, ada yang mau pinjamin gak? Atau ngasih mungkin? Xixixix. Aaaahh, klo baca buku TNT itu selalu bikin mupeng. Nah lo, klo mupeng juga baca buku TNT yuuuk silahkan cari yak. Klo dari cerita yang ada di buku TNT-4 ini saya suka yang kisah perjalanannya sewaktu ke Pulau Ampat, isssh jadi pengen kesana juga. 

PS: Thanks buat Mbak Kia - @kiki_tjokro (teman kantor) yang udah kadoin buku ini waktu ultah kemarin, thanks alot ya Mbakku sayang *kecupkecup*

 ---------

Sunshine Becomes You.
Ini buku karya Ilana Tan, best seller tetralogi: Spring in London, Sunset in Seoul, Autumn in Paris dan Winter in Tokyo. Buku yang bergendre romantis ini bercerita tentang Mia Clark seorang penari kontemporer berbakat di New York yang bertemu dengan Alex Hirano seorang pianis terkenal New York. Keduanya bertemu di tempat Mia mengajar dan terjadi sebuah kecelakaan kecil yang melibatkan keduanya. Mia terjatuh dari lantai dua dan menimpa tubuh Alex Hirano yang saat itu sedang menuju ke lantai dua bersama adiknya - Ray Hirano yang awalnya berniat untuk memperkenalkan Alex kepada Mia. Ray Hirano sangat mengagumi Mia Clark olehnya itu Ray ingin menujukkan ke Alex wanita pujaannya itu.

Dengan adanya kecelakaan tadi malah membuat Mia merasa bersalah dan berbalik menjadi dekat ke Alex Hirano. Karena kecelakaan yang menimpanya itu Alex Hirano menganggap Mia sebagai malaikat kegelapannya, yang telah menghancurkan hidup dan rencana Alex Hirano yang sudah disusun rapi sebelumnya. Betapa tidak, dia harus membatalkan konsernya dibeberapa tempat karena tangan kirinya yang patah harus dirawat selama beberapa bulan kedepan. Tetapi Mia Clark tidak putus asa, dia terus berusaha untuk menebus kesalahannya kepada Alex Hirano dengan bersedia untuk menjadi pengganti tangan kiri bahkan menjadi pesuruh bagi Alex.

Karena setiap hari bertemu keduanya penuh merasakan ada hal yang 'berbeda', bahkan Alex Hirano yang awalnya sangat marah, jutek dan tidak pernah senang jika Mia Clark berada disekitarnya berubah menjadi uring-uringan jika tidak bertemu dengan Mia. Bagaimana dengan Mia Clark? Akankah cerita ini berakhir indah? Silahkan baca sendiri aja yah, hehehehh.

"... kau tidak membutuhkan alasan untuk mencintai seseorang. Karena cinta terjadi begitu saja. Kau tidak bisa memaksakan diri mencintai seseorang, sama seperti kau tidak bisa memaksakan diri membenci orang yang kau cintai."

 ---------


Nah itulah buku-buku yang sudah saya tamatkan di bulan Januari kemarin. Mari terus membaca juga ya! Happy reading. Happy blogging ^____^


 

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers